Tahu anaknya lemah syahwat, ayah mertua yang pengertian “menghibur” menantunya

317 tayangan 1080p

Lily dan Satoshi sudah menikah tiga tahun, selama itu pula dia tinggal serumah dengan mertua laki-lakinya yang kolot dan keras kepala. Meski lama tinggal bersama, Lily tak pernah bisa akrab dengan pria tua yang menganggap perempuan rendah itu. Mertuanya melarang Lily makan sehidangan dengan keluarga, melarangnya bicara saat laki-laki sedang ngobrol, dan terus mendesak mereka segera lahirkan anak laki-laki buat nerusin keturunan. Lily sendiri ingin hamil, tapi suaminya Satoshi lemah di ranjang—selalu cum duluan sebelum Lily sempat ngerasain nikmat. Dia diam saja biar suami nggak minder, tapi mertua di lantai bawah cuma denger rintihan itu saja sudah paham istrinya tak pernah puas. Suatu malam usai digilir suami, Lily lagi mandi basah-basahan ketahuan mertua yang berdiri ngintip memeknya. Pria tua itu bilang dia tahu menantu cantiknya kelaparan seks, mau kasih pejuh beneran biar puas. Malam itu juga mertua ngewe Lily sampai memeknya kejang-kejang, rasanya jauh lebih gila dari apa pun yang pernah dikasih suami. Sejak itu meski malu, hasrat itu terus ganggu pikiran Lily, bikin tubuhnya gelisah pengen digagahi lagi. Mereka berdua akhirnya bolak-balik ngentot diam-diam, setiap kali Lily biarin mertua nyembur peju kental sampai ke rahim. Hubungan terlarang itu terus berjalan sampai suatu hari Lily terlambat haid dan tahu dirinya hamil… padahal dia sendiri nggak yakin bayi di perutnya ini anak suami atau anak mertua.

Kategori

Tag

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!